Selasa, 10 April 2012

My Story : Bittersweet Memories

Hello guys...
Sekarang aku mau ceritain dikit nh tentang masalah aku. Masalah yang aku ini adalah tentang hati dan perasaan. Oke, jadi aku ceritain nih soal masalhnya. Jadi aku pernah pacaran nih sama seorang cewek di SMA ku, jadi awalnya aku suka cewek itu dari kelas 1 SMA, dan kebetulan juga aku udah sempet kenal nih sama si dianya, soalnya di dulu temen satu sekolah juga sebelum di SMA, oke, lanjut, dai ceritanya aku coba deketin dia, awalnya seneng nih udah ada respon positif dari dia, dan untungnya aku juga punya mata2 yang juga temen si dia, temenku itu juga sering di curhatin sama cewek yang aku sukain ini, dan beberapa bulan berlalu akhirnya temen ku itu bilang sama aku kalo si cewek juga suka sama aku. otomatis itu jadi "lampu hijau" buat aku untuk ungkapin perasaanku ke dia, dan akhirnya setelah lama berjuang dapet juga thuw cewek, akhirnya jadian juga, pacaran jalan sekitar 6 bulan dan setelah itu putus, ya namanya juga masih labil, jadi sering putus-nyambung wkwkwkwk, kaya lagu aja, kita balikan sekitar 6 bulan kemudian setelah putus, dan sialnya itu hanya sampai akhir kelas 2 SMA, dan setelah itu kita lost contact, sampai akhirnya pengumuman kelulusan dan prom night. dan anehnya setelah itu kita balikan lagi, tapi dengan kondisi yang berbeda, yaitu LDR, jadi ya jarang ketemu dan pacaran cuma via mobile aja. karena aku kuliah di Jogja, sedangkan pacarku kuliah di Solo. Kesibukan emang ga bikin lupa sama dia, dengan berjalannya waktu dan kedewasaan kita berdua aku dan pacarku, memutuskan untuk pacaran lebih serius, dan untuk mewujudkan keinginan itu, berarti hubungan pacaran kita harus disetujui oleh kedua orang tua kita masing-masing, secara pandangan orang tuaku sih setuju aja dengan pacran denga si dia, tetapi yang mengejutkan adalah bahwa ternyata orang tua dari cewek aku ga setuju dengan hubungan ini, permasalahannya sih mungkin agak nyerempet ke SARA sih, sorry agak sedikit menyinggung dengan hal itu, jadi karena aku adalah keturunan jawa, dan cewek aku adalah keturunan chinese, jadi hubungan itu ga disetujuin, karena menurut cewek aku sendiri sih, itu akan berimbas kepada nama marga dari cewe aku juga, karena pada saat hubungan ini berjalan ke jenjang yang lebih serius/menikah, maka secara otomatis nama marga dari cewek ku ga bisa di wariskan ke anaknya (mohon revisi kalo ada salah2)....
So, aku putuskan untuk akhirin aja hubungan itu, walaupun juga ga gampang untuk langsung 100% bisa lupain dia, tapi setidaknya dengan hal itu aku bisa lebih membuat kondisi di keluarga pacar saya lebih kondusif, karena aku tau bahwa, setiap kali dia ngobrol dengan orang tuanya di selalu saja berantem dengan masalah ini, jadi menurut saya ini bukan suatu hubungan yang baik, karena menurut saya "LOVE IS NOT ABOUT YOU AND ME, BUT LOVE IS ABOUT US, OUR PARENTS AND FAMILY" sorry kalo bahasa Inggrisnya agak ngacau, atau "CINTA ITU BUKAN TENTANG KAMU DAN AKU, TETAPI CINTA ITU TENTANG KITA, ORANG TUA KITA DAN KELUARGA KITA". saya berpikir bahwa saat kita menyukai seseorang dan akan berjalan ke jenjang yang lebih serius, perasaan cinta itu memang bukan untuk pacar kita saja, tetapi juga orang tua dan keluarga pacar kita, karena tidak dipungkiri bahwa setelah kita melewati fase menikah, hubungan dengan orang tua dan keluarga itu sangat berperan penting, jadi jika orang tua cewek aku udah ga setuju dengan aku, maka aku putuskan untuk akhiri hubungan dengan cewek aku itu, dan di akhir aku masih contact dia, aku sering beri pengertian dengan dia, kalo seandaianya aku disetujuin dengan orang tuanya pun aku udah enggan untuk lepasin cewek aku.
Tahun lalu tepatnya tanggal 2 Desember, itu adalah hari ulang tahun dari mantan saya, saya sempat ucapin selamat ulang tahun ke dia, dan sangat mengejutkan balasan dari cewek aku, jadi setelah beberapa hari aku ucapin itu. Dia kirim pesan ke FB ku, dengan isi yang mungkin agak membuatku galau, karena apa? dia minta untuk balikan, jadi bingunglah aku, karena udah jelas-jelas aku ga disetujuin sama orang tua cewek ku itu, tapi dia minta balikan, dengan sangat menyesal aku tolak ajakan untuk balikan, dan kalian tau apa yang terjadi setelah itu, kita seperti perang status di FB secara tidak langsung, sampai mungkin cewek ku itu menulis status dengan kata-kata yang tidak sopan, dan itu membuatku ilfil dengan dia yang sekarang. entah mengapa dia bisa buat status seperti itu, kepada orang yang dia sayangi, jujur sebagai orang yang sempat sayang dengan dia, aku ilfil melihat statusnya, Jadi buat kalian para wanita, kalo bikin status mohon dijaga ya pemilihan kata-katanya.

KATA "SENDIRI" SEMAKIN DEKAT DENGAN DIRIKU.

Beberapa hari setelah perang status itu, aku iseng-iseng buka FB mantan ku itu, dengan sangat sedih aku cari lewat search dan friends list tidak terdeteksi keberadaannya. aku coba logout FBku, membuka FB mantan aku dengan URL, ternyata masih ada, dan masih aktif, jadi dengan kata lain FB saya di Blokir oleh mantan saya, dan saya pikir "ya sudahlah, mungkin dia udah punya pacar lagi" hahahahahaha...
Semenjak saat itu aku lebih suka menyendiri dan berusaha mengentrospeksi diri saya, tetapi dengan mungkin ada sebuah anugrah yang diberikan Tuhan atau bagaimana aku ga ngerti, karena di suatu minggu pagi, saya pergi ke Gereja, saya duduk di balkon gereja, disitu saya sendiri, dan sialnya banyak sekali teman yang seumuran saya yang membawa pasangan, dan akhirnya gigit jari dan galau deh, tapi Tuhan mungkin berkata lain. Aku liat seorang cewek, yang dulu adalah kakak kelas ku di SD, dan untungnya lagi tempat duduk di sebelahnya masih kosong, dan mau ga mau, karena tempat duduk udah penuh, aku harus duduk di samping dia, karena aku telat dan juga karena buku panduan udah habis, aku ga bawa apapun untuk dibaca, alkitab lupa bawa, hahahahaha, tapi yang mengejutkan kakak kelas ku itu tadi, dengan berbaik hati mau meminjamkan buku panduan kepadaku, karena aku pikir juga siapa yang mau pinjemin aku buku panduan kalo keadaanya buku itu baru dipakai, tapi dengan berbaik hati kakak itu mau meminjamkan buku panduan itu, dan sangat mengejukan kakak itu tersenyum depada saya, jujur pada saat dia senyum, aku sendiri seperti merasa lega dan tenang, jujur senyumnya manis banget, masih keinget sampai sekarang. hahahahha...
karena saat itu aku libur semester dan masih sering ketemu dengan kakak itu. sebut saja namanya kak Helen, jadi setiap minggu aku bisa ketemu kak Helen, walaupun cuma lihat dia senyum aku udah lega kok, setlah sudah masuk kuliah dan jarang-jarang ketemu kak Helen, jujur aja aku kangen liat senyumnya, tapi setiap aku ketemu dia aku selalu malu, karena mungkin secara fisik saya ga perfect, maksudnya fisik saya ga enak diliat, karenan fisik saya gemuk. wkwkwkwkkwkw, ngaku nih aku,,,,, setelah lama, aku mikir mikir gimana caranya mau kenalan, akhirnya aku inget salah satu teman yang kuliah di Bandung, yang dulunya waktu SMP dan SMA pernah sama, dan juga lumanyan kenal kak Helen, sesi tanya-tanya mulai dilancarkan, wkwwkwkkw.... akhirnya dapet nomer, dan informasi lainnya, awalnya sih aku ragu-ragu mau SMS apa ga, tapi ya kerena keinget senyum kak Helen jadi deh thuw kirim SMS, dan setelah dikirim, barulah seminggu SMS ku di bales. hahahahahha... mulai dari itu aku mulai kenal dengan Kak Helen, dia kuliahnya hampir sama dengan mantan ku, yaitu di Solo, tetapi bedanya di perguruan tinggi negri disana. Sebenernya saat aku ingin SMS dia aku selalu takut, kalo aku menggangu kak Helen, so, saat aku SMS dia aku selalu spekulasi, yaitu di bales ya syukur, kalo ga ya gapapa. karena aku tau, mungkin aku mengganggu dia. 
Tapi, yang mengejutkan adalah pada saat aku SMS kak Helen, mungkin karena salah kirim atau gimana, dia SMS pacarnya, dan juga membuatku itu kaget, dan kecewa juga, tapi setelah itu aku coba bisa, dengan sedikit mengejutkan kak Helen menanyakan aku sendiri atau tidak, ya mau, ga mau harus aku jawab pertanyaan itu, jujurlah aku, kalo aku baru putus, dan mungkin dia merasa tidak enak dengan aku atau gimana, dia minta maaf dengan aku, karena mungkin membahas masalah itu lagi, jadi setelah itu aku balas SMS itu seperti biasa. tetapi, sayangnya tidak dibalas, dan dalam hati aku berpikir, ya sudahlah gapapa...
Setelah aku tahu kalo kak Helen sudah memiliki pacar, aku sedikit takut untuk memulai menyapa, karena aku tidak mau menjadi bahan pertengkaran dari hubungan orang lain. Jadi saya pikir, ya sudah senang saya sudah bisa kenal dan tau kak Helen. Jadi mungkin saat ini jika aku lihat Kak Helen, walaupun melihat dia udah senyum aku udah cukup lega kok, jujur sebenarnya paras wajah kak Helen udah manis, apalagi kalau dia senyum maka akan tambah manis dia.
Setelah itu, saya tetap mencari siapa cewek yang aku sukai, ternyata ada seorang cewek yang mengalihkan pandangan ku, walaupun tak semanis Kak Helen, pada saat matakuliah KWN(Kewarganegaraan), dia duduk di seberang dari tempat dudukku, jujur pandanganku ga bisa beralih ke dia, mungkin sampai-sampai dia tau aku perhatiin dia, tapi yang mengejutkan adalah bebrapa hari lalu dia membuat statusdari FBnya dan statusitu berisi "Sayang xxxxxxx :*", xxxxx adalah nama pacarnya, dan terkejutlah aku dengan status itu, lemes juga iya, mau ga lemes gimana, karena dia yang terakhir yang aku harapin bisa jadi wanita yang bisa membuat hari-hari saya lebih berarti dan berwarna, tapi ternyata kenyatanya berbanding terbalik, dan setelah itu aku secara tidak sadar membuat status "Owh udah punya pacar ya, ya udah, padahal aku beberapa hari yang lalu mimpiin kamu lho!!!", jujur sih memang beberapa hari sebelum itu, aku sempat memimpikan dia, dan sialnya saat itu kak Helen juga OL, aduh gawat juga, lalu di bikin status, yang mungkin sedikin menohok aku. Walapun setelah tau kak Helen punya pacar, tetapi jujur saja saya blm bisa hilangkan rasa sayang saya dengan kak Helen. dan saat ini aku ingin minta maaf banget sama kak Helen, kalo mungkin aku SMS dia aku ganggu dia dengan pacarnya, karena kan ga enak juga pacaran di ganggu orang laen. Maaf ya Kak...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar